Powered by Blogger.

Browser Mozilla Firefox 13, Diklaim Lebih Cepat

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Saturday, June 16, 2012 | 13:23



[Internet Sehat] Baru-baru ini Mozilla merilis versi terbaru browser Firefox, yaitu versi 13 . Sudah mencoba atau tertarik untuk segera mengunduhnya? Apa saja sih kelebihan browser bersimbol serigala jingga ini?

Firefox 13 berisi sejumlah fitur baru, termasuk sebuah homepage default baru dan on-demand tab, yang bergunauntuk menghemat waktu startup, memuat hanya tab yang aktif digunakan saja. Dengan begitu, setiap user dapat bebas menampilkan tab mana yang ia butuhkan.

“Ini adalah peningkatan yang membuat Firefox dapat berjalan lebih cepat dan menggunakan memori lebih sedikit,” demikian pernyataan Mozilla.

Selain itu, Firefox 13 juga meningkatkan kecepatan dan sistem keamanannya. Browser ini didukung dengan ptodokol default bernama SPDY (dibaca speedy) yang didesain oleh Google sebagai pengganti enkripsi HPPT sehingga mengurangi waktu loading laman. SPDY mengompresi jumlah interaksi pada server ketika loading berlangsung.

Tersedia fitur bernama “Cycle Collector” di Firefox 13 yang membantu kecepatan kinerja, dengan cara membebaskan memori yang sedang tidak dipakai. PihakMozilla juga secara diam-diam melakukan update ke versi ini, di mana update dilakukan dengan otomatis ke software browser, tanpa pemberitahuan ke user melalui kotak dialog, dan tanpa delay saat terjadi restart.

Tertarik untuk mencoba? Bisa diunduh di www.mozila.org.
13:23 | 0 comments | Read More

Kenikmatan Halaqah, Membuatku Tak Perlu Keliling Dunia

Kapur putih yang pucat
Terasa penuh warna
Dan pelangi yang enggan datang pun berbinar
Kertas putih yang pudar
Tertulis seribu kata
Dan kuungkap semua yang sedang kurasa
Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin untuk tetap di sini
Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku di sini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karena ku tak mau jauh darimu
***
Bersaudara tak mesti sedarah…
Bersaudara tak harus serumah…
Bersaudara bukan soal daerah…
Karena persaudaraan yang benar adalah atas dasar ukhuwah Islamiyah…
Kita dipersaudarakan oleh Allah yang kita sembah…
Kita bersaudara karena Rasulullah yang menyampaikan hidayah…
Adakah persaudaraan yang lebih indah dari persaudaraan karena Allah?
***



dakwatuna.com – Berawal dari sebuah formalitas dan berujung pada sebuah ‘candu’. Semula yang bertemu malu-malu dan enggan untuk saling mengenal pada akhirnya justru rindu jika tak jumpa. Masih ingat kenangan beberapa bulan lalu ketika saya dikumpulkan bersama teman-teman satu halaqah. Dengan wajah canggung ini memaksa untuk bisa mengenal dengan baik beberapa kepala yang hingga sekarang menjadi bagian dari hati saya.

Tulisan ini saya persembahkan untuk mereka yang telah menjadi arti penting dalam perjalanan dakwah ini (atas izin Allah). Mereka yang telah rela mencurahkan waktu dan pikiran kadang hanya untuk mendengar dan berupaya memberi solusi terbaik atas segala macam qadhaya.

Memang tak mudah untuk merasakan kecintaan seperti ini. Ada banyak permasalahan dan ujian untuk saya bisa membanggakan ukhuwah penuh kasih sayang terhadap mereka. Bahkan suatu ketika, lingkaran kami sempat hampir terputus karena satu sama lain belum saling mengerti dan memahami mengenai urgensi halaqah, mengapa halaqah itu penting hingga menimbulkan suatu mahabbah (kecintaan) pada saudara seiman. Pada akhirnya, kini Allah mengabulkan doa saya beberapa tahun silam mengenai sosok-sosok makhluk-Nya yang akan membantu saya menemukan arti dari sebuah persahabatan dan cinta karena Allah.

Kepemahaman yang saya dapatkan, fungsi utama halaqah itu sendiri adalah sebuah tadzkirah (pengingat yang menampar) melalui materi dari murabbi atau kultum. Akan ada seperti pengganjal yang cukup berat untuk disingkirkan ketika masa pertemuan itu ditunda atau memang tidak bisa terlaksana oleh berbagai alasan. Ketika halaqah hanya diartikan sebatas transfer ilmu, maka saya yakin kegelisahan macam itu tidak akan terjadi karena sebenarnya kita sendiri mampu mendapatkan ilmu dari banyak sumber. Maka sebenarnya apa yang menyebabkan hati-hati ini terikat begitu kuat dan nyaman? Dan apa-apa yang terjadi pun sebenarnya tak sebegitu mewah, mereka hanya ikut menangis ketika saya mulai mengadukan atas ketidakberdayaan dan kealpaan sebagai seorang makhluk, mereka turut memohonkan keringanan atas dosa-dosa saya, mengingatkan layaknya para sahabat di berbagai novel roman picisan.

“Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka….” (QS. Al-Anfal: 63)

Ternyata itulah bagian dari kekuasaan Allah. Maka tidak ada yang menjamin apakah apa yang kita kehendaki terhadap seseorang atau sosok-sosok akan menjadi bagian dari tautan hati kita tanpa seizin-Nya. Andaikan saya diberikan kemampuan menuliskan rasa cinta saya pada mereka selama tiga hari tiga malam, rasanya itu tidak akan cukup untuk mewakili rasa ini terhadap apa-apa yang mereka ajarkan pada diri lemah di jalan dakwah ini. Inilah kenikmatan yang benar-benar saya dapatkan dari halaqah, namun ini hanya bagian kecil dari banyak hal yang bisa saya tuai.

Rasanya tak perlu lagi keliling dunia untuk mencari-cari makna cinta ketika saya menikmati kebersyukuran atas limpahan rahmat ukhuwah yang Allah berikan.
13:07 | 0 comments | Read More

Salam dari Cowok Bejad untuk Ukhti

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Saturday, May 26, 2012 | 06:53



Hai cewek, ups! Oh Assalamu’alaikum ukh, salam ukhuwah! Haha saya hanya niru apa yang biasa ikhwan yang ucapkan kepada ukhti, hmm untuk nyebutnya kadang saya ga bener, maklumlah bahasa Arab saya kan ga pernah belajar, baca Iqro aja plentat-plentot, tapi yang penting keliatan kalo saya ikhwan deh.

Kenapa kalian bisa begitu mempesona dibalik pakaian besar kalian? Saya ga pernah bisa ngerti itu, padahal enakan kalo saya liat cewek baju ketat with short pant uhuuuyyy.. Apalagi bodi dan mukanya lumayan, yah paling enggak bisa dibanggain kalo diajak jalan. Tapi melihat kalian dengan pakaian besar kalian membuat saya tertarik.

Sangat tertarik, apakah dibalik itu semua tubuhmu kudisan? Haha.. Saya rasa enggak, muka kalian begitu bersih dan kalian sepertinya ga mudah untuk ditaklukkan, dan bener juga kalian begitu susah ditaklukkan. Kenapa bisa sih? Gak mungkin gara-gara jubah guede yang kalian pake kan?

Kau tau, untuk mendapatkan wanita kebanyakan diluar sana begitu mudahnya, saya ajak makan bareng udah bisa cium pipi, saya ajak nonton minimal dapet kissing kalo udah beli coklat dan bunga berarti saya boleh.. haha.. ga perlu diceritakan kelanjutannya, yang pasti kalo udah bosen tinggal selingkuh aja, ketahuan juga bodo, tinggal cari lagi.

Hei manis, tahukah sealim apapun kalian, saya udah tau kelemahan wanita, karena kalo saya ga tau kelemahan kalian begitu susah mendekati kalian. Hmm.. kenapa saya ajak kenalan langsung lu nolak? Minta nomor telepon apalagi? Hadoh susah juga nih, walaupun saya dapet nomor telepon lu, lu juga ga mau bales ataupun angkat telepon saya.

Tapi saya tau, seperti yang kalian bilang dimana ada niat pasti Allah kasih jalan, dan saya udah niat harus bisa menaklukkan kalian. Dan aha! Ternyata begini cara menaklukkan kalian, ternyata kalian disebut akhwat dan yang cowoknya disebut ikhwan, walaupun lidah saya ga biasa ngucapinnya.

Mulailah saya menelusuri apa itu ikhwan? Hmm.. Orang yang kerjaannya ngaji, pake celana ngatung, yah kalo punya jenggot tipis juga gapapa, hoho.. itu mudah saya lakukan, lalu apalagi? Hmm.. cara ngomongnya lain, kalo ngobrol ama lawan jenis nunduk (apa cari duit jatoh?), entahlah yang penting saya ikut dulu.

Dalam waktu dua minggu berubahlah saya seperti ikhwan, plus facebook dan blog saya terlihat islami, dan mulailah saya mencoba mendekati kalian. Ingatkah pertama kali kita kenalan? Saya ucapkan hadist sebagai ukhuwah kita, dengan manis saya bilang “Salam ukhuwah yaa ukhti”, dan kau balas gitu juga.

Mulailah jerat itu saya pasang, kau berani kasih nomor telepon ke saya, dengan itu saya bisa sms kau dini hari untuk sholat tahajud, padahal saya ga sholat dan kebetulan ada petandingan sepakbola haha.. Sambil nyelam nyari ikan, kan saya kucing air! Hmm.. memang susah juga menaklukkan kau, saya harus berkorban banyak nih.

Mulailah saya menelpon buat berdiskusi dan tukar pikiran, tentu aja saya juga stanby di internet biar saya bisa cari jawabannya di internet. Oh saya baru tahu ada namanya kegiatan keagamaan di kampus, ya udah saya juga ikut deh dan duduk deket tirai pembatas, siapa tau kebetulan kau bisa liat saya ada.

Pulang ngaji saya coba ajak pulang bareng naik motor, dengan alesan udah malem gag baek kalo pulang sendiri, haha… kau mau, Yes ! Haha.. ternyata ga terlalu sulit untuk dekat dengan kau, hanya cukup memasang topeng yang kau suka dan kau akan luluh, tinggal saya serang kelemahan setiap wanita yaitu kupingnya.

Walaupun banyak kata-kata yang ga ngerti, tapi saya yakin ini bentuk rayuan maut buat kau, hehe.. Emang aneh sih sms padahal gag ada kata-kata yang ngerayu misal INU IMU ILU atau sebagainya tapi cuma kutipan hadist ama Qur’an plus kata-kata bijak dan penyemangat, tapi kenapa bisa bikin kalian luluh? Dasar wanita!

Tahukah kau, saat kau memakai kaus kaki yang terlalu pendek atau bahkan ga sama sekali, terlihatlah betis mu yang indah itu disaat mengendarai motor dan berhenti, padahal saya sering lihat betis bahkan paha wanita tapi kenapa lihat yang ini berbeda? Mungkin gara-gara kau umpetin terus.

Saat kau memakai tas ransel, tanpa kau sadari talinya membuat bentuk tubuhmu terlihat, serrrr.. Slerp hajar bleh! Apalagi kalau ga pake gamis sadar atau enggak bagian pinggang dan pinggul itu ketat karena roknya.. Hmmm, Yummy! Kata Chio “Kapan lagi liat barang mahal di obral” mantap deh hahaha.. Gga ngeh kan?

Ga itu aja kok, kalo saya liat lu pake baju yang gelap terus pasti saya tegor “Ukh, kok gelap terus? Kan ga cerah, memang lagi berkabung ya?” dan mulailah dengan instingmu yang pandai berdandan kau akan menggunakan warna cerah agar dilihat oleh saya, haha.. Lumayan pemandangan bagus buat orang lain bisa saya nikmatin.

Apalagi kalau kalian udah berani pajang muka di internet hahahai.. Biasanya lebih mudah dibujuk tuh hehehe, tapi gag seru dengan yang itu, saya mau incer yang bener-bener tertutup, pasti lebih tertantang, kapan lagi sih saya bisa menaklukan cewek eh akhwat kek gitu? Suatu prestasi tersendiri dan naikin derajat sayalah.

Sial, kenapa ga ada pacaran islami, pacarannya di masjid gitu kalo gag pacaran lagi demo di jalanan, tapi saya ga nyerah kok, kenapa saya ga coba ta’aruf aja dulu, yah khitbah juga jadi deh, dengan alasan ntar aja saya nikahin kalo udah lulus kuliah dan udah dapet kerja mapan plus kendaraan dan rumah sendiri.

Biarin lama, yang penting saya kek janji dulu, dengan gitu saya bisa tuker biodata, bisa sms-an, teleponan, bahkan chatting pake webcam malem-malem haha.. Ternyata kau tetap wanita yang mempunyai hati yang lemah, sehingga mudah luluh dengan apapun, ahh.. Untung–untung saya bisa melakukan lebih dengan ini, dan saya yakin bisa!

Saya tau setebal apapun iman kau, hati kau tetap lemah, dan mudah luluh dan saya akan terus mengintai dari situ, mencari celah untuk masuk dan menaikkan pasaran saya sebagai orang yang pernah pacarin wanita yang terkenal alim, hahaha.. Siapin dirimu! (fimadani.com)
06:53 | 0 comments | Read More

Masih Mandang Pacaran itu baik? Baca ini dulu!!!

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Monday, May 21, 2012 | 16:21

by Ustadz Felix Siauw

1. pacaran itu menjalin silaturahim | "silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran" #UdahPutusinAja

2. pacaran itu bikin semangat belajar | "semangat belajar maksiat?" #UdahPutusinAja

3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | "ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?" #UdahPutusinAja

4. pacaran itu sekedar penjajakan kok | "serius nih penjajakan? ketemu ibu-bapaknya berani?" #UdahPutusinAja

5. kasian kalo diputusin | "justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?" #UdahPutusinAja

6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | "putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?" #UdahPutusinAja

7. putus itu memutuskan silaturahim | "silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?" #UdahPutusinAja

8. nggak tega putusin.. | "berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?" #UdahPutusinAja

9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | "nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus" #UdahPutusinAja

10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | "ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti" #UdahPutusinAja

11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | "pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya" #UdahPutusinAja

12. berat mutusin | "semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu :)" #UdahPutusinAja

13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | "bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja" #UdahPutusinAja

14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | "belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!" #UdahPutusinAja

15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | "hehe.. kamu ini rentenir ya? kl terusan hutangnya malah nambah" #UdahPutusinAja

16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan ke Islam, #UdahPutusinAja

17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, #UdahPutusinAja

18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #UdahPutusinAja

19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #UdahPutusinAja

20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, galau kok dikit-dikit? hehe.. #UdahPutusinAja

21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #UdahPutusinAja

22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak "aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini :)" #UdahPutusinAja
16:21 | 0 comments | Read More

[Download] Mp3 Murrotal 30 Juz Mishary Alafasy

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, May 17, 2012 | 21:37

Untuk Download, silahkan kunjungi link : Download Disini

Daftar Surat :

1. Mishary Alafasi - Al-Fatihah (0:52)
2. Mishary Alafasi - Al-Baqarah (126:16)
3. Mishary Alafasi - Al-Imran (78:46)
4. Mishary Alafasi - An-Nisa' (79:58)
5. Mishary Alafasi - Al-Ma'idah (63:02)
6. Mishary Alafasi - Al-An'am (72:31)
7. Mishary Alafasi - Al-A'raf (82:53)
8. Mishary Alafasi - Al-Anfal (30:39)
9. Mishary Alafasi - At-Taubah (60:25)
10. Mishary Alafasi - Yunus (45:13)
11. Mishary Alafasi - Hood (46:26)
12. Mishary Alafasi - Yusuf (42:05)
13. Mishary Alafasi - Ar-Ra'd (20:31)
14. Mishary Alafasi - Ibrahim (20:28)
15. Mishary Alafasi - Al-Hijr (15:55)
16. Mishary Alafasi - An-Nahl (42:24)
17. Mishary Alafasi - Al-Isra (33:18)
18. Mishary Alafasi - Al-Kahf (33:31)
19. Mishary Alafasi - Maryam (21:23)
20. Mishary Alafasi - Ta­Ha (27:08)
21. Mishary Alafasi - Al-Anbiya' (26:25)
22. Mishary Alafasi - Al-Hajj (29:33)
23. Mishary Alafasi - Al-Mu'minun (25:00)
24. Mishary Alafasi - An-Nur (30:41)
25. Mishary Alafasi - Al-Furqan (18:22)
26. Mishary Alafasi - Ash-Shu'ara' (30:48)
27. Mishary Alafasi - An-Naml (26:13)
28. Mishary Alafasi - Al-Qasas (31:44)
29. Mishary Alafasi - Al-'Ankabut (21:26)
30. Mishary Alafasi - Ar­Room (19:32)
31. Mishary Alafasi - Luqman (11:56)
32. Mishary Alafasi - As­Sajdah (8:44)
33. Mishary Alafasi - Al­Ahzab (29:18)
34. Mishary Alafasi - Saba' (19:03)
35. Mishary Alafasi - Fatir (17:37)
36. Mishary Alafasi - Ya­Sin (17:40)
37. Mishary Alafasi - As-Saffat (24:25)
38. Mishary Alafasi - Sad (17:50)
39. Mishary Alafasi - Az-Zumar (27:10)
40. Mishary Alafasi - Ghafir (26:23)
41. Mishary Alafasi - Fussilat (19:21)
42. Mishary Alafasi - Ash-Shura (19:30)
43. Mishary Alafasi - Az-Zukhruf (20:29)
44. Mishary Alafasi - Ad-Dukhan (9:52)
45. Mishary Alafasi - Al-Jathiya (10:50)
46. Mishary Alafasi - Al-Ahqaf (15:58)
47. Mishary Alafasi - Muhammad (12:18)
48. Mishary Alafasi - Al-Fath (12:02)
49. Mishary Alafasi - Al-Hujurat (8:36)
50. Mishary Alafasi - Qaf (9:20)
51. Mishary Alafasi - Az-Zariyat (9:05)
52. Mishary Alafasi - At-Tur (8:06)
53. Mishary Alafasi - An-Najm (7:42)
54. Mishary Alafasi - Al-Qamar (8:03)
55. Mishary Alafasi - Ar-Rahman (11:20)
56. Mishary Alafasi - Al-Waqi'ah (11:57)
57. Mishary Alafasi - Al-Hadid (13:43)
58. Mishary Alafasi - Al-Mujadilah (10:14)
59. Mishary Alafasi - Al-Hashr (10:27)
60. Mishary Alafasi - Al-Mumtahinah (7:32)
61. Mishary Alafasi - As-Saff (4:53)
62. Mishary Alafasi - Al-Jumu'ah (3:34)
63. Mishary Alafasi - Al-Munafiqun (4:19)
64. Mishary Alafasi - At-Taghabun (5:25)
65. Mishary Alafasi - At-Talaq (6:02)
66. Mishary Alafasi - At-Tahrim (6:13)
67. Mishary Alafasi - Al-Mulk (7:36)
68. Mishary Alafasi - Al-Qalam (7:37)
69. Mishary Alafasi - Al-Haqqah (6:46)
70. Mishary Alafasi - Al-Ma'arij (5:18)
71. Mishary Alafasi - Nooh (4:41)
72. Mishary Alafasi - Al-Jinn (5:35)
73. Mishary Alafasi - Al-Muzzammil (4:05)
74. Mishary Alafasi - Al-Muddaththir (5:25)
75. Mishary Alafasi - Al-Qiyamah (3:32)
76. Mishary Alafasi - Al-Insan (5:15)
77. Mishary Alafasi - Al-Mursalat (5:00)
78. Mishary Alafasi - An-Naba' (4:53)
79. Mishary Alafasi - An-Nazi'at (4:17)
80. Mishary Alafasi - 'Abasa (3:41)
81. Mishary Alafasi - At-Takwir (2:39)
82. Mishary Alafasi - Al-Infitar (2:17)
83. Mishary Alafasi - Al-Mutaffifin (5:11)
84. Mishary Alafasi - Al-Inshiqaq (2:41)
85. Mishary Alafasi - Al-Buruj (3:19)
86. Mishary Alafasi - At-Tariq (1:41)
87. Mishary Alafasi - Al-A'la (1:48)
88. Mishary Alafasi - Al-Ghashiyah (2:15)
89. Mishary Alafasi - Al-Fajr (3:33)
90. Mishary Alafasi - Al-Balad (2:01)
91. Mishary Alafasi - Ash-Shams (1:25)
92. Mishary Alafasi - Al-Lail (1:52)
93. Mishary Alafasi - Ad-Duha (1:06)
94. Mishary Alafasi - Ash-Sharh (0:43)
95. Mishary Alafasi - At-Tin (1:05)
96. Mishary Alafasi - Al-'Alaq (1:36)
97. Mishary Alafasi - Al-Qadr (0:46)
98. Mishary Alafasi - Al-Baiyinah (2:07)
99. Mishary Alafasi - Az-Zalzalah (1:00)
100. Mishary Alafasi - Al-'Adiyat (1:11)
101. Mishary Alafasi - Al-Qari'ah (1:03)
102. Mishary Alafasi - At-Takathur (1:03)
103. Mishary Alafasi - Al-'Asr (0:28)
104. Mishary Alafasi - Al-Humazah (0:59)
105. Mishary Alafasi - Al-Fil (0:49)
106. Mishary Alafasi - Quraish (0:43)
107. Mishary Alafasi - Al-Ma'un (0:58)
108. Mishary Alafasi - Al-Kauthar (0:25)
109. Mishary Alafasi - Al-Kafirun (0:55)
110. Mishary Alafasi - An-Nasr (0:35)
111. Mishary Alafasi - Al-Masad (0:42)
112. Mishary Alafasi - Al-Ikhlas (0:22)
113. Mishary Alafasi - Al-Falaq (0:34)
114. Mishary Alafasi - An-Nas (0:51)
21:37 | 0 comments | Read More

Virus K-Pop dan Dekonstruksi Aqidah

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, April 5, 2012 | 14:03

Keterangan: Aksi Girl Band dari Sidayu, Sunni. K-Pop juga melanda remaja Muslim berjilbab

Oleh: Muhammad Saad

HADIRNYA artis Korea (K-POP) dalam blantika hiburan, rupanya benar-benar telah membius dan menghipnotis sebagaian besar masyarakat Indonesia, terutama para remaja. Mulai dari sinetron, lagu, bahkan pakian dengan aksisorisnya menjadi kiblat bagi mereka yang mengidolakan.

Hampir semua remaja kini menggandrungi dan cenderung mengikuti trend artis Korea. Mulai potongan rambut disasak tanpa aturan, mode busana ala K-Pop Boy and Girl Band, sampai bahasa-pun, kian digandrungi. Bahkan yang ironis, karena saking inginnya untuk perfect dalam berbahasa Korea, seorang gadis fans berat Korean Style dari Inggris benama Rhiannon Brooksbank-Jones mengoprasi lidahnya.

Tidak saja di Indonesia, ternyata virus demam artis korea dengan K-Pop-nya telah menjalar ke Negara Eropa. Sebuah media baru-baru ini memuat kesuksesan artis Korea terlebih dalam dunia tarik suara, tidak saja membooming di Asia, namun sudah menembus di Eropa. Hal ini terbukti dengan suksesnya konser lima band asal Korea Selatan di Le Zenith de Paris Concert Hall, Paris, Prancis yang digelar 10 Juni lalu.

Bicara tentang keberhasilan dunia intertainment Korea, tentunya yang dimaksud adalah Korea selatan yang pro dengan gaya hidup Barat (Amerika). Tentulah tidak mengherankan jika yang mencuat, dan sedang naik daun dalam dunia intertainment adalah Korea Selatan, bukan Korea Utara. Karena media Barat sangat berjasa dalam memboomingkan artis-artis Negeri Ginseng tersebut.

Bukan tanpa maksud para awak media Barat dengan kroni-kroninya menskenario popularitas artis Korea dengan K-Pop, sinetron dan fashionnya. Tidak ada makan siang geratis bagi Barat dalam setiap memberikan bantuan jasa kepada negara lain. Ada misi tertentu yang bisa menghasilkan keuntungan bagi peradaban Barat dan Amerika pada khususnya. Penulis tidak bermaksud membahas keuntungan apa yang diperoleh Barat terhadap Gelombang Korean Style, namun lebih menfokuskan kepada bahaya apa yang dibawa fenomena idolasisasi ini.

Produk Hegemoni Barat

Dr Adian Husaini, peneliti pemikiran dari INSIST, mengatakan, maraknya idolasisasi terhadap hiburan inport (dalam hal ini Korea), merupakan sebuah bukti bahwa betapa kuat arus globalisasi dalam bidang hiburan, yang mana globalisasi mengarah pada “imperialisme Budaya” Barat terhadap budaya lain.

Inilah yang kemudian disebut dengan hegemoni Barat. Hegemoni adalah mengendalikan negara bawahannya melalui imperialisme budaya, misalnya bahasa (lingua franca penguasa) dan birokrasi (sosial, ekonomi, pendidikan, pemerintahan), untuk memformalkan dominasinya. Hal ini membuat kekuasaan tidak bergantung pada seseorang, melainkan pada aturan tindakan.

Menurut Antonio Gramsci bahwa dominasi Barat terhadap budaya di negara-negara berkembang, bertujuan untuk memaksa negara berkembang agar terpaksa mengadopsi budaya Barat. Sedangkan bagi Dr Adian, salah satu misi dari hegemoni Barat terutama Amerika ialah mengekspor moderintas dan memprogandakan konsumerisme.

Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan hegemoni Barat terhadap bangsa lain adalah untuk melanggenkan dominasi peradabannya.

Dekonstruksi Aqidah

Demam Korean style (K-Pop) merupakan bahaya laten bagi umat Islam. Hal ini disebabkan Korean style, selain mencemari tradisi budaya Indonesia yang terkenal santun, juga merusak sendi-sendi akhlak dan mendonstruksi prinsip-prinsip dalam Agama.

Korean style sebagai produk globalisasi dalam bidang Fun atau hiburan, telah mengikis akhlak umat Islam. Kehidupan borjuistis ala musik K-Pop, semangat hidonis dan matrealistis dalam alur cerita sinetronnya, serta pakian minim dalam model busananya, menggeser polapikir para penikmatnya. Hal itu kemudian menjadi gelombang trend besar-besaran seluruh masyarakat.

Tengok saja remaja muslim sekarang, dari penampilan sampai mindset, pelan tapi pasti telah berubah ala Korean style. Seolah tersihir dengan performance artis Korea, setiap hal baru yang datang dari mereka dianggap positif dan selalu diup -date. Bahkan Minuman Wine (bir) beras khas Korea yang jelas-jelas haram, dikatakan baik dan menyehatkan meski agak memabukkan.

Jika dikaji dalam perspektif hukum Islam, gelombang Korean Style tidak saja bisa mengikis akhlak umat Islam, tapi juga akan mendekonstruksi keimanan. Hal ini disebabkan karena adanya tasabbuh (meniru-niru) dengan menjadikannya sebagai artis ideola, padahal semua tindak-tanduk, kepribadian dan perilaku sehari-harinya menyebabkan seorang muslim menjadi munafik atau keluar dari akhlak Islam.

Sebuah peringatan keras dalam al-Qur’an bagi mereka yang menjadikan idola selain orang Islam akan dibangsakan sebagai orang munafik. Firman Allah An Nisaa Ayat 138 – 140:

بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَاباً أَلِيماً
الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ العِزَّةَ لِلّهِ جَمِيعاً

“Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.”

Menurut Ibn Katsir dalam tafsirnya, yang dimaksud dengan lafadz “auliya’” itu bermakna penolong, kekasih, teman akrab, pemimpin dan idola. Adanya rasa simpatik dan empatik dalam hati karena menjadikan penolong, kekasih, teman akrab, pemimpin dan idola ghairul muslim, bisa menyebabkan lunturnya iman seseorang dan bisa mengkonversi dari mukmin menjadi munafiq.

Kelompok munafik adalah sejelek-jeleknya umat. Mereka lebih hina daripada orang kafir. Siksaan bagi munafikin-pun lebih pedih, bahkan mereka ditaruh di dasar neraka (inna al-munaafiqina fi al-darki al-asfal mi al-naar).

Oleh karenanya dalam QS. an-Nisaa’ 144, Allah melarang orang-orang beriman untuk mengidolakan orang-orang kafir. Karena hal itu sama saja dengan mengundang kemurkaan Allah yang siap dengan siksaan-Nya. Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَن تَجْعَلُواْ لِلّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَاناً مُّبِيناً

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu).” (QS: Al-Nisaa’. 144).

Penutup

Ternyata virus gelombang Korean style bukan permasalahan sepele, sebatas gandrung menikmati musik dan sinetronya semata. Disamping produk hegemoni Barat, lebih dari itu, gelombang Korean style telah membawah problem yang serius bagi umat Islam, problem yang menyebabkan dekadensi akhlak dan dekonstruksi aqidah alias rusaknya akidah.

Karenanya, segenap kaum Muslimin, mari kita rapatkan barisan, guna membentengi umat dari serangan virus yang lahir dari globalisasi-modernisasi Barat. Yang tanpa sadar, keberedaannya dapat menghapus nilai-nilai ajaran agama. Serta memalingkan pengikutnya dan tidak akan kembali. Bak anak panah, ia terlepar dari gendewanya. Wallahu ‘a’lam bi shawwab.*

Penulis adalah Alumni PP. Aqdamul Ulama’ Pasuruan, Mahasiswa Tingkat Akhir Sekolah Tinggi Uluwiyyah Mojokerto
14:03 | 0 comments | Read More

Mentari Perduli Lingkungan : Kampanye Aksi Memungut Sampah

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Monday, April 2, 2012 | 09:52

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

ALhamdulillah dengan ridho Allah SWT, kami dari Yayasan Perduli Remaja Mentari Cipanas - Cianjur telah melaksanakan Kegiatan Islamic Sunday yang mana pada ahad tanggal 01 April 2012 kemarin temanya adalah : [Mentari Peduli Lingkungan] *Memperingati Hari Bumi* An-Environment CARE Action!!!

Pada acara tersebut sebelum aksi terjung ke Lapangan, para peserta yang merupakan Para Pelajar SMP-SMA diberitahu tentang konsep Perduli Lingkungan dan cara merawat lingkungan hidup agar tetap terlestarikan dengan baik. setelah penyampaian materi selesai, selanjutnya REAL ACTION memungut sampah di sekitaran Pasar Cipanas & Istana Kepresidenan Cipanas. Alhamdulillah para Remaja Mentari berhasil mengumpulkan sampah dalam kantong plastik sampah yang besar, yang kemudian dibuang di tempat penampungan sampah di Pasar Cipanas

Foto - foto Kegiatan Ketika Para Remaja Mentari Beraksi :





09:52 | 0 comments | Read More

Download Film Tears Of Gaza, 6 Bagian (Server Lokal)

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Friday, January 13, 2012 | 09:45

Assalamualaikum ...

Sahabat Mentari, rasakanlah denyut jantung mereka dalam diri kita. Derita saudara kita di Gaza serta seluruh Jazirah palestina seharusnya kita rasakan juga, karena Al-Aqsha yang terletak di Yerusalem Palestina sebagai tempat suci ketiga Umat Islam tengah dijajah oleh zionist Laknatullah ...

Untuk Download silahkan menuju ke TKP :

Tears Of Gaza Part 1
Tears Of Gaza Part 2
Tears Of Gaza Part 3
Tears Of Gaza Part 4
Tears Of Gaza Part 5
Tears Of Gaza Part 6

Sahabat Al-Aqsha Safari Nonton Bareng “Tears of Gaza”

Hidayatullah.com-- “Nonton bareng di Masjid Jogokaryan membludak! Allahu Akbar!!” demikian kurang lebih pesan singkat yang dikirim seorang relawan Sahabat Al-Aqsha di Jogja, di malam pergantian tahun kemarin. Acara nonton bareng film “Tears of Gaza” (Tangisan-tangisan Gaza) disambut antusias oleh masyarakat kota Gudeg. Pesan yang sama juga dikirim oleh relawan lain dari Pekanbaru dan Tembilahan, Riau.

Selama bulan Januari 2012, Insya Allah, Tim Sahabat Al-Aqsha melakukan safari ke berbagai kota, memenuhi undangan masyarakat untuk memutar film “Tears of Gaza”. Acara nonton bareng ini dimaksudkan untuk membangkitkan lagi ingatan masyarakat akan serangan biadab Israel atas rakyat Gaza tiga tahun silam.

Selama 22 hari --siang malam-- Jalur Gaza dihujani berbagai jenis bahan peledak oleh Zionis Israel (mulai 27 Desember 2008 sampai 18 Januari 2009). Menurut Amnesty International, sekitar 1400 orang tewas (300 diantaranya anak-anak) akibat serangan itu. Lima ribu orang luka-luka termasuk akibat bom-bom fosfor yang membakar. Lebih dari 20 ribu bangunan hancur, termasuk 155 masjid.

“Kami berusaha menghadirkan suasana 22 hari itu lewat pemutaran film dokumenter terbaik tentang peristiwa tersebut,” jelas Fanni Rahman, Sekjen Sahabat Al-Aqsha.

“Tears of Gaza” adalah karya sutradara Norwegia Vibeke Løkkeberg. Ia melakukan perjalanan ke Jalur Gaza, mewawancara banyak orang, mengumpulkan video-video amatir terbaik yang merekam peristiwa selama 22 hari itu, lantas merangkainya jadi satu kesatuan. Film ini pertama kali diluncurkan bulan September 2010.

Acara Safari Nonton Bareng “Tears of Gaza” ini mendapat sambutan luas. Masyarakat di beberapa kota di tanah air sedang menunggu giliran menyimak film itu, baik di masjid, di kampus, maupun di rumah-rumah. Seorang pengurus sebuah perkumpulan masyarakat Indonesia di Arab Saudi meminta Sahabat Al-Aqsha “menemani” mereka menonton film ini, lewat konferensi jarak jauh dengan Internet.

Direktur Operasional Sahabat Al-Aqsha Amirrul Iman menjelaskan, seluruh dana yang dikumpulkan masyarakat saat nonton bareng semua untuk saudara-saudara kita di Gaza. “Tak ada yang dipotong untuk operasional,” kata Amirrul yang sambil tersenyum menambahkan, “Siapkan infaq terbaik Anda!” *SA
09:45 | 0 comments | Read More